Untuk kesekian kalinya.
Aku duduk lagi ditempat ini.
Untuk kesekian kali.
Kali ini apa lagi...?
Aku bosan menceritakan alasan yang sama.
Aku bodoh
Bahkan Aku tak punya tekad untuk berlari.
WELCOME to My Dream Quilt : sebuah selimut mimpi saat kau tertidur,yang menjadi sebuah ketenangan di seberapapun singkat waktu'mu bermimpi..
Untuk kesekian kalinya.
Aku duduk lagi ditempat ini.
Untuk kesekian kali.
Kali ini apa lagi...?
Aku bosan menceritakan alasan yang sama.
Aku bodoh
Bahkan Aku tak punya tekad untuk berlari.
Bahagia itu seperti apa..?
Menari nari diatas lahan luas dibawah langit mendung?
Berkeliling pantai dengan orang yang kamu suka?
Atau....
Membasahi diri dengan air hujan sambil menangis puas,tanpa ada yang menyadari?
Ah... Sulit rasanya,
Bahkan.. hanya dengan duduk diam tanpa ada beban sudah rasa bahagia buatku.
Karna..berat jika harus meminta bahagia yang berlebih, padahal Tuhan sudah memberikan semuanya tanpa biaya.
Tolong mengerti... Ini Dunia,buka syurga.
Waktu saya kecil rasanya senang.
Kesedihan hanya sebatas dijauhi teman karna kurangnya tinggi badan , bukan anak orang kaya ,atau tidak pintar dikelas.
Selebihnya... Tidak ada beban.
Sekarang... Semuanya terasa berat.
Susah sekali ingin "bahagia".
Bahkan untuk makan dengan tenang.
Bahkan untuk berdiam diri.
Susah sekali mengerti manusia, susah sekali membuat orang bahagia ,bahkan diri sendiri.
Kadang... Ingin sekali aku lari, atau mati.
Tapi yg bisa kulakukan hanya duduk disini, menulis perasaan yang tidak ingin didengar siapapun.
-selasa,10.27 malam hari sehabis hujan
12.03....
Aku duduk kembali di sofa biru.
Kembali merasa seperti "ini".
Ga tau mesti berapa kali ngajarin dia untuk menghargai wanitanya.
Aku marah, pengen makan mie instant samoe gendut, ga perduli lagi.
Hari ini sudah lumayan ngabisin tisu,
Habis cerita sama angin di atas sofa.
Gua buka kain penutup jendela, ngelamun sambil ngeliatin cuaca hari ini, mendung panas berangin.
Pemandangan di depan cuma genteng coklat, ga ada yang lain.
Gua habis menangisi sesuatu yang gua sesalkan.
Lagi-lagi gua merasa sendiri & memang gua sedang sendiri.
Sudah lama rasanya ga nangis sampe sesenggukan gini.
Gua berharap dia tau..
Tapi.. Mustahil,,