*Disini..Kisah’ku mulai…,
aku akan mulai bercerita tentang
HANA,GADIS CANTIK yang sangat AKU CINTAI
Dan Jangan pernah berkedip ketika
kalian membacanya….
Setiap Hari aku selalu
memperhatikannya.Ia berbeda dari teman-teman ku yang lain disekolah ini.Ia Selalu
menyendiri,terlihat jarang berbicara dengan siapapun,bahkan dengan para
guru.satu hal juga yang membuatku terheran,aku tidak pernah melihatnya menangis
atau tertawa.Heran…,aku benar-benar heran.dia adalah gadis yang manis,selalu
tersenyum jika melihat sinar mentari.menutup mata dan menghembuskan nafas
ketika melihat rintik hujan.unik & menarik,AKU SUKA DIA. tapi bagaimana
cara mendekatinya?aku bingung setengah mati.namanya saja aku tau dari
guru-guruku,karna jika aku menyapanya & mencoba untuk bertanya sesuatu,ia
hanya tersenyum & setelah itu berlalu begitu saja. hmmmm..entah’lah…
Di suatu pagi,aku melihatnya..,diruangan musik dalam sekolah.mengalunkan dentingan piano,yang asing sekali ku dengar,namun mengalun lembut & menenangkan hatiku.wajahnya yang manis senyumnya yang tak pernah hilang,membuatnya menjadi semakin bersinar dengan permainan pianonya.Ia bagai sebuah orion yang bersinar dikelamnya galaxi.anganku melayang & terhenti seketika begitu denting piano itu tak terdengar lagi.aku beranjak dari lamunku,menepukkan tanganku tanda kagum’ku kepadanya.berjalan mendekat,tersenyum manis kepadanya.Ia mengangkat kepalanya,menatap wajahku & tersenyum seperti biasa.
Dari sini semua berawal,dia akhirnya bicara juga kepadaku.kami menghabiskan waktu diruang musik siang itu,membolos di dua pelajaran terakhir.kami saling berbagi,bercerita & akhirnya aku boleh memanggil namany “hana” ,namanya cantik seperti artinya.semua berlalu,berjalan dengan indah & tak pernah ku bayangkan.
Terlalu sering kami bersama.Ia mengajariku bermain piano,aku mengajarinya melipat kertas.Ia & aku suka sekali melihat mentari terbit.ia pernah berkata “aku tak ingin melewatkan ,satu haripun tanpa memandang mentari terbit,aku ingin selalu menyapanya dipagi hari.karna ini mengingatkanku bahwa aku masih memiliki hari esok untuk menyapanya,menemaninya melewati pagi & siang hari”.aku tertawa ketika ia mengatak itu.Ia sungguh lucu selalu mengatakan hal-hal unik,menciptakan kata sandi pada setiap hal rahasia.dia selalu membuatku tertawa dengan tingkah lakunya.namun..Ia tidak pernah tertawa sedikitpun dihadapanku.Ia malu pikirku…,sudah’lah..itu sama sekali tidak terlalu penting bagiku.
Semua berjalan begitu cepat,sebuah rasa yang aneh mengalun dihatiku.entah apa ini,akupun tak tau.senyumnya adalah nafasku,suaranya adalah denyut nadiku,Aku Menyukainya, aku ingin selalu bersamanya Aku menyayanginya, ,& mungkin MENCINTAINYA..,Bodoh..apa mungkin?namun hari-hari bersamanya begitu menyenangkan bagiku.memandang senyumnya,bernyanyi bersama,bermain sepeda,mencuri buah mangga,menjaili anjing tetangga,& banyak hal yang lainnya.hingga membuatku lelah tertawa,sampai mengeluarkan air mata.namun hana tetap seperti semula,hanya tersenyum biasa,.ku merasa ada yang aneh dengan dirinya,saat mencoba tertawa,selalu saja ad yang mengahalnginya,entah apa itu,yang jelas ia kelihatan sangat tersiksa.aku mencoba bertanya & dengan tenang Ia menjawab,”tak akan ada yang dapat membuatku tertawa atau menangis d’dunia ini,karna aku hanya d’izinkan tersenyum seperti ini”.Ia mengakhiri kalimatnya dengan senyum simpul yang mengundang tanda tanya bagiku.ada apa dengan hana?apakah ia tidak bahagia bersamaku?atau ada yang salah denganku.huh…aku bingung,aku ingin sekali membuat hana tertawa bahagia.bersamaku…
Disuatu sore…kita berjalan bersama dipadang alang-alang.aku berjanji untuk bertamasya bersama hana.kami duduk dibawah pohon besar d’tengah padang alang-alang.sangat indah disana.kami menikmati sore itu dengan suasana berbeda.dekorasi yang manis dibuatnya,diatas tikar merah jambu,terlihat keranjang makanan berisi roti lapis telur kesukaanku & itu hana yang membuatnya khusus untuk’ku.betapa bahagianya aku berada disampingnya.gadis luar biasa yang telah mengubah hidup gelapku,menjadi pelangi yang tetap ada walau hujan tak mendampingi.benar-benar berwarna dengan indah.ingin sekali ku’utarakan semua yang kurasakan kepadanya saat itu juga. Tapi..hatiku tak siap mengutarakannnya.ada keraguan yang luar biasa mendera.entah mengapa…
Senin pagi,di atap gedung sekolah.memandangi langit yang mendung.aku memilih terdiam & melamun daripada ikut upacara disekolah.itu hal yang sangat membosankan bagiku.otak & pikiranku teracuni oleh virus yang bernama cinta.hana..hana..hana..& hana..,apa-apa’an ini?aku bingung sendiri. lebih baik aku berbicara kepadanya tentang perasaan yang kurasan.aku beranjak dari lamunanku,berdiri merapikan baju & aaaaaaaaaa,aku terkejut....hana didepanku..,memandangku dengan tatapan lucu.”bolos upacara lagi y?”,aku hanya tersenyum malu sambil menggaruk kepalaku.hana membalas senyumku dengan berkata,”ayo kembali kekelas!”,hana berbalik,dalam hitungan detik aku reflex menahannya,menggenggam tangannya.”hana..,tunggu..”.hana berbalik lagi sambil manatapku penuh tanda tanya. seketika wajahku terangkat penuh keoptimisan & menggenggam tangannya dengan lebih erat.”AKU MENCINTAIMU HANA…”,kata itu terucap begitu saja.
wajah hana pucat seketika…,matanya berkaca-kaca,ia segera melepaskan genggamanku,berlari begitu saja meninggalkanku dengan nafas tersengal.namun..tetap berlari meningggalkanku dalam kesendirian & tandatanya besar.
Sejak saat itu…hana tak terlihat aku tak tau Ia kemana,sudah 3 hari Ia tidak masuk sekolah,mungkin Ia sakit pikirku,aku bertanya kepada para guru,mereka mengatakan bahwa hana sakit & belum bisa masuk sekolah.aku segera kerumahnya.tapi..Orang rumahnya selalu mengatakan bahwa hana tidak ada.entah kemana hana’ku..,aku benar-benar tidak bisa berhenti memikirkannya.cemas,gelisah,dan……semua rasa bercampur aduk dihatiku.apakah hana marah kepadaku tentang pernyataan cintaku?huh..otak’ku buntu.
Ini Hari ke 8 saat hana tidak masuk sekolah.aku mulai bosan dengan jawaban semua guru yang mengatakan hana belum bisa masuk sekolah.Di sore itu aku memutuskan kembali untuk mengunjungi rumah hana & tidak ingin membawa harapan kosong.seperti biasa orang dirumahnya selalu mengatakan hana tidak ada,dan setiap aku bertanya kemana hana pergi,mereka selalu menjawab,tidak tau.apa-apan ini?aku dipermainkan,aku terus memaksa untuk menemui hana.aku tidak diperbolehkan masuk,aku memaksa,mereka malah mengusirku.aku terjatuh didepan rumah itu.aku terdiam,duduk didepan pagar dan……,aku terdiam seketika,suara itu..?denting piano hana,hana ada..,Ia ad dirumah ini.aku beranjak dari dudukku,mengetuk pintu berharap hana menyambutku.tapi lagi-lagi orang itu,tanpa ragu aku mengatakan ingi bertemu hana,dia tidak mengizinkan,aku didorong lagi hingga terjatuh.aku terbangun lagi & meneriakkan nama hana dengan sangat keras.aku dihalangi lagi,saat itu..ad seorang wanita lanjut usia terlihat dari balik pintu.ia menghampiriku,mulai bertanya ada apa ini?orang yang menghalangiku masuk tiba-tiba melepaskan tangannya dari tubuhku.”saya ingin bertemu hana”,tanpa ragu aku berbicara.wanita itu menatapku dalam-dalam,dengan senyuman iya mempersilahkan aku masuk.
Aku mengikutinya dari belakang,masuk
menuju ruangan yang dipenuhi rak buku,Nampak seprti ruang kerja.belum sempat
jelas aku memperhatikan ruangan itu,aku dipersilahkan duduk.wanita itu juga
ikut duduk setelahku.percakapan kami’pun dimulai disore itu.
X : Kamu Nao?(Ia menanyakan namaku)
Y : Ya,saya nao..teman hana,Ibu siapa?
X : Saya orang tua hana,mengapa kamu mencari hana?
Y : Saya ingin menanyakan sesuatu kepadanya.
X : Apa?boleh saya tau?
Y : Saya rasa ibu tidak perlu tau.
X: Tp..saya rasa kamu harus tau
tentang hana.kenapa dia tidak masuk sekolah & tidak ada satu orangpun yang boleh bertemu dia saat ini.
Y : Ya..,itu juga yang saya ingin tau,memang ada apa
sebenarnya…?
Tanpa menjawab,wanita itu berdiri menuju laci meja
dibelakangnya.mengambil sebuah amplop
coklat .ia menyerahkan itu padaku .
X : Ini…silahkan kamu liat,kamu akan tau semuanya
disitu.tanpa harus panjang lebar saya menjelasakannya.
Aku memperhatikan amplop coklat itu,membukanya perlahan,ad
beberapa lembar kertas & sebuah foto scan.dengan teliti aku membacanya.aku terpaku
.berbicara dalam hati,HANA’ku………..
Aku terdiam di tengah padang alang-alang,dengan selembar
amplop coklat yang sedikit berlipat.aku ingin sekali menangis tetapi air mataku
seakan enggan mengalir,aku menggigit bibirku,tertunduk,sambil meremas amplop
coklat yang dari tadi ku genggam.ingin sekali marah rasanya.tapi tak dapat ku
temukan alasan yang tepat untuk’ku marah.disaat ini..aku mengingat saat-saat pertama kali bertemu hana,murid
paling pendiam di sekolahku,bicara seadanya,suka tersenyum semaunya,paling
pintar membuat orang tertawa,tapi..tak pernah ada yang tau bagaimana kalau ia
tertawa.saat memikirkan itu,hatiku teriris sakit.yang ada dalam
otakku…,andaikan saja..ini,andaikan saja itu,andaikan saja aku,andaikan saja
hana….,aaarrrrrggghhhh aku bodoh..tak ada gunannya berandai-andai,jika tidak
melakukan sesuatu.seketika aku berdiri & mulai memikirkan cara untuk
menyelsaikan ini semua.aku berjalan tanpa tau harus kemana.
Aku bersyukur ini hari libur,aku bisa kerumah hana & semoga aku di izinkan bertemu dengannya.mulai mengetuk pintu…,seperti biasa,aku disambut wanita setengah baya,yang biasa mengusirku jika menanyakan hana.namun kali ini dia tidak mengusirku,ia sangat ramah & mempersilahkan aku masuk juga mempersilahkan aku duduk diruang tamu,dengan ramah ia menawariku minum.”tidak terimakasih” hanya itu yang ku ucapkan.wanita itu segera berlalu driku.aku menunggu sejenak sambil memperhatikan suasanan ruangan itu.banyak foto-foto keluarga,hana juga ada disana.cantik..seperti biasa.terlalu dalam aku memperhatikan foto-foto itu,hingga aku tak sadar ada seseorang telah berdiri disampingku.”cantik ya?”,seorang wanita yang tak asing lagi berbicara padaku.aku menoleh dan tersenyum.”seperti ibunya” ,balasku.wanita itu tersenyum.tanpa basa-basi wanita itu menuntunku kesebuah ruangan yang berbeda dari kemarin.terdengar denting piano dari kejauhan,pintu dibuka…& ku temukan hana’ku bermain piano,tanpa ekspresi,datar & terlihat hampa.”saya tinggal,dan kamu bebas berbiacar dengannya”,kata ibu hana sambil menutup pintu & berlalu.aku mendekati hana,Ia berhenti bermain,musik indah itu tak terdengar lagi.hana menatapku,ia mendekat & memelukku dengan erat,”aku ingin sekali menangis & tertawa dipelukannmu,tapi aku tak mampu,aku tak bisa”,kata-kata hana itu membuatku terdiam & hanya bisa membalas pelukannya dengan lebih erat lagi.
Mungkin kalian semua bingung dengan apa yang terjadi,begitu misterius’kan?akupun tak tau harus mulai darimana bercerita.karna ini begitu sulit bagiku.
Kita mulai dengan amplop coklat
dari ibu hana.saat aku mendapatkan amplop coklat itu,didalamnya berisi
keterangan tentang kesehatan hana.& aku menemukan kata yang tidak aku
mengerti yaitu “Reflex Anoxic Seizures
(RAS)”.dari kata ini semua berawal,semua
berjalan mundur kebelakang pada saat hana baru terlahir…
Hana anak yang manis sejak
lahir.namun semua berubah ketika ia mulai di fonis mengidap penyakit Reflex Anoxic
Seizures (RAS) itu adalah penyakit aneh mirip seperti epilepsi,tetapi sangat
berbahaya, penderitanya harus pandai mengendalikan emosi,tidak boleh
tertawa,menangis,ketakutan,terkejut,& mengalami situasi emosional yang
berlebihan.pada saat itu dimulailah penderitaan hana,ia harus benar-benar
diperhatikan & dijaga ketat emosionalnya sedari kecil,untuk itu hana tidak
pernah bersekolah di sekolah formal,dari SD sampai SMP hana mengikuti home
schooling.hingga pada suatu hari hana berusaha meyakinkan orang tuanya agar
menyekolahkannya kesekolah formal pada saat SMU,agar ia dapat memiliki
teman.sejak saat itu hana benar-benar menjaga baik emosinya,ia tidak banyak
bicara,karna takut tertawa,menangis,dan sebagainya.maka dari itu hana selalu
tersenyum apapun yang terjadi,jika ia mengalami
kesedihan atau kegembiraan yang berlebihan maka ia akan mengalami sesak
nafas,wajahnya pucat dan reaksi-reaksi menyakitkan pada tubuhnya.
Itu yang menyebabkan hana menjauh
pergi dariku ketika aku mengungkapkan Perasaan CINTA’ku,sebabnya karna Ia juga
sangat mencintaiku,Ia bahagia,bahkan terlalu bahagia hingga tak baik untuk
tubuhnya.hana sangat tersiksa,begitupun juga diriku.bagaimana mungkin seseorang
dilarang bahagia atau bersedih?mungkin lebih baik mati pikirku,tapi tidak dengan
hana.Ia sangat bersabar,Ia pelan-pelan melatih hati & tubuhnya untuk
menerima perasaan cinta & bahagia.selama ini Ia tidak bertemu denganku
karna Ia selalu berlatih setiap hari,membiasakan hatinya untuk
mencintaiku.sungguh terharu aku mendengarnya,ini pertama kalinya untuk hana,ia
relakan Tubuhnya kesakitan dan menderita
setiap hari menahan rasa sakit,sesak,dan…banyak hal menyakitkan untuk’nya.untuk
suatu hari dapat tertawa & mengatakan AKU JUGA SANGAT MENCINTAIMU dengan
tangisan haru.kepadaku..aku..pria beruntung yang mencintai wanita sekuat &
sebaik hana.
Dengan senyum bangga aku
bercerita tentang hanaku,sambil menerusakn sekolah’ku,aku selalu menemani
hana,bermain piano & membantunya berlatih mengendalikan emosi’nya.kami juga
sering kepadang alang-alang untuk berpiknik & setiap pagi tidak pernah
melewatkan ritual menyapa mentari terbit.Sungguh menyenangkan hari-hariku
bersama hana.
Ini bukan kisah cinta yang
diakhiri dengan kematian,kebahagiaan,atau tangisan.karna hana’ku tak dapat
merasakan hal itu.ini bukan cerita cinta yang mempunyai akhir sedih atau
bahagia, namun ini cerita dan kisah ketegaran hana’ku,mencoba mencintai tanpa
harus rela mati.
Aku beruntung bukan lahir dizaman ROMEO & JULIET. Karna
aku tak’akan rela mati demi hana’ku tapi aku akan terus hidup untuk
mendampinginya,berjalan bersamanya,mengukir kisah yang sama sekali
berbeda.tentang sebuah cinta yang tulus,sabar,& kuat.
Seperti hana’ku…,CINTA sejatiku….
*Na_*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Jgn Lupa bermimpi Indah saat Kau trtidur..
kenang'Lh mimpi'mu..
Jadikan CERITA INDAH dlm hari yg akan kau lalui